2.jpg

Peluncuran Indonesia Forest Carbon Partnership Facility (FCPF)
23 Juni 2011     Ruang Rimbawan I, Gd. Manggala Wanabakti Jakarta

Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan membuka Workshop Peluncuran Forest Carbon Partnership Facility (FCPF), pada 23 Juni 2011, bertempat di Ruang Rimbawan I, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Workshop ini bertujuan untuk mengumumkan kegiatan-kegiatan yang dibiayai melalui FCPF kepada khalayak luas dan para mitra, mengklarifikasikan bagaimana kegiatan-kegiatan tersebut dikelola, memberitahukan dan sekaligus mengundang para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif pada konsultasi-konsultasi yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Indonesia telah bergabung dan menerima pendanaan hibah dari FCPF, yakni dana amanah lintas donor yang dikelola oleh Bank Dunia. Para pemberi  dana tersebut antara lain AFD (lembaga kerjasama dan bantuan Perancis), Australia, Denmark, Jepang, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat. Tujuan dari hibah FCPF adalah untuk berkontribusi pada penguatan kapasitas Indonesia dalam merancang sebuah strategi nasional yang menyeluruh untuk REDD+; menyusun skenario referensi nasional dan sub-nasional; dan membangun suatu sistim pengukuran, pelaporan, dan verifikasi, yang konsisten dengan situasi dan kondisi nasional dan wilayah/ setempat. Total hibah FCPF adalah sebesar US$3,6 juta.

Kegiatan FCPF akan membuahkan masukan penting terhadap proses readiness atau “kesiapan” REDD+ di Indonesia dan menghasilkan pembelajaran yang sangat bernilai bagi negara-negara REDD+ lainnya. FCPF juga akan mendukung Pemerintah Indonesia untuk memastikan bahwa pelaksanaan program-program dan kegiatan-kegiatan REDD+ tidak akan mengakibatkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan, ketika berupaya meningkatkan manfaat bagi masyarakat setempat dan lingkungan. Forest Investment Program (Program Investasi Hutan), mengupayakan untuk tidak berhenti pada “Kesiapan” saja, tetapi menyediakan pembiayaan (hibah dan pinjaman lunak) untuk investasi di bidang infrastruktur perlindungan hutan, kegiatan-kegiatan yang berkontribusi terhadap REDD di negara peserta dan upaya-upaya penyerapan karbon hutan. Indonesia merupakan negara contoh (pilot country) FIP dan segera mengembangkan sebuah rancangan investasi dengan dukungan Bank Dunia bersama dengan Asian Development Bank (ADB) dan International Finance Corporation (IFC).

Sehubungan dengan hal di atas, Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan telah membuka Workshop Peluncuran Forest Carbon Partnership Facility (FCPF), pada 23 Juni 2011, bertempat di Ruang Rimbawan I, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Workshop ini bertujuan untuk mengumumkan kegiatan-kegiatan yang dibiayai melalui FCPF kepada khalayak luas dan para mitra, mengklarifikasikan bagaimana kegiatan-kegiatan tersebut dikelola, memberitahukan dan sekaligus mengundang para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif pada konsultasi-konsultasi yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Selain itu, workshop ini juga merupakan kesempatan untuk berbagi informasi tentang kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam rangka Kesiapan REDD+, khususnya dari UN-REDD, dan juga rencana diskusi tentang kegiatan-kegiatan potensial di masa mendatang.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 orang dari berbagai instansi, antara lain Kementerian terkait, Satgas REDD, Mitra Internasional, Duta Besar negara tetangga, perguruan tinggi, NGO, lembaga kehutanan lain dan media.

Dengan Peluncuran FCPF, langkah dan tantangan selanjutnya adalah untuk melibatkan para pemangku kepentingan dalam suatu proses konsultatif yang inklusif, bekerjasama dengan Dewan Kehutanan Nasional (DKN); dan memastikan terjalinnya koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan para mitra pengembang REDD.

Materi presentasi dalam kegiatan peluncuran tersebut adalah:

1. Workplan FCPF dan Keterkaitannya dengan REDD+ (Puspijak)

2. Sekilas Forest Invesment Program (Setjen Kemenhut)

3. Mensinergikan Program FCPF dan Program UN-REDD dalam Kegiatan REDD (UN-REDD)

4. Dewan Kehutanan Nasional dan REDD (DKN)

5. Kaitan Kesiapan REDD+ dengan Investasi Menuju Pembayaran Karbon (World Bank)

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Pusat Perubahan Iklim dan Kebijakan Kehutanan

Jl. Gunung Batu No. 5, Bogor

Telp 0251-8633944

 

 
 

Situs web REDD-Indonesia dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan (FORDA) Kementerian Kehutanan Indonesia, dengan bantuan dari berbagai organisasi.
Hasil riset, proyek percontohan, artikel, analisa dan materi lain yang ditampilkan di sini merupakan pendapat kontributor dan tidak selalu mencerminkan pendapat resmi pengelola.