Adanya momen kekalahan terbesar dalam sejarah perjudian menunjukkan bahwa ada batasan seberapa besar kekalahan yang bisa anda terima; postingan artikel ini dibuat untuk anda yang tidak tahu kapan harus berhenti untuk berjudi. Mungkin kekalahan terbesar sepanjang masa juga menunjukkan bahwa ada segelintir orang di dunia ini yang tidak memperhitungkan keuangannya (karena mereka adalah konglomerat), dan tidak mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berhenti.

Inilah daftar para penjudi yang pernah merasakan momen kekalahan terbesarnya:

10. Robert Maxwell £ 1,5 juta atau US$ 2,2 juta

Robert Maxwell adalah seorang konglomerat terkenal yang namanya dikenal di seluruh dunia, terutama di negara Inggris. Semua orang tahu jika ia sangat mencintai uang, yang mungkin menjadi alasan mengapa ia begitu mencintai aksi perjudian. Maxwell pernah menghabiskan uang senilai £ 1,5 juta dalam waktu kurang dari 3 menit saat bermain di meja Roulette di Les Ambassadeurs Casino di Mayfair, London.

Maxwell akhirnya dipidana karena aksi kecurangannya dan meninggal pada 5 November 1991 – karena menipu senilai jutaan dolar, jadi singkatnya uang yang ia pertaruhkan diatas meja judi itu bukan miliknya.

9. Jimmy White £ 2,9 juta atau US$ 4,4 juta

Pemain snooker professional terkenal di dunia bernama Jimmy White dikenal sebagai Whirlwind, tak hanya dikarenakan kepiawaiannya diatas meja snooker, tetapi juga dikarenakan kisah kehidupannya yang berubah cepat. Jimmy berhasil mengumpulkan kekayaannya dalam jumlah besar di tahun 80-an hingga 90-an yang didapat dari turnamen dan uang sponsor; namun sayang seribu sayang, sebagian besar dari kekayaannya digunakan Jimmy untuk membeli minuman beralkohol, obat-obatan terlarang, menyewa pelacur, dan memuaskan hasrat berjudinya.

Diperkirakan ia mengalami total kerugian sebesar £ 2 juta diatas meja taruhan, menggelontorkan £ 200 untuk membeli obat-obatan terlarang, dan minimal beralkohol yang tak terhitung jumlahnya. Pada satu kesempatan tertentu, ia kehilangan uang sebesar £ 128.000 dalam satu sesi diatas meja judi setelah menjadi runner-up di tahun 1994.

8. Akio Kashiwagi £ 7 juta atau US$ 10,5 juta

Kashiwagi adalah pecandu Baccarat, yang juga sekaligus berkecimpung dalam permainan Blackjack dengan tingkat taruhan tinggi. Sebelum kematian menjemputnya di tahun 1992; Kashiwagi pernah memainkan Baccarat selama 150 ronde di negara asalnya – Jepang, ia bermain Baccarat dengan nilai taruhan antara US$ 100.000 hingga US$ 200.000 per tangan, dengan sesi bermain hingga 80 jam.

Dianggap sebagai “Paus” di Las Vegas dan Atlantic City, kematiannya yang terlalu cepat membuatnya menyisakan hutang sebesar US$ 9 juta kepada pihak kasino.

7. Frank Sarakakis £ 10 juta atau US$ 15 juta

Frank Sarakakis adalah seorang miliarder yang berasal dari Yunani. Ia memiliki industri mobil di negaranya dan juga dikenal sebagai seorang pemain Roulette yang produktif. Pada awalnya, ia sempat menelan kekalahan senilai £ 6 juta di Casino Ritz, Inggris. Namun ini belum berakhir, saat bermain di Crockfords Casino di Inggris, Sarakakis harus rela kehilangan uangnya senilai £ 8 juta diatas meja Roulette pada tahun 1994.

Meski sulit mendapatkan angka kerugian yagn pasti, diperkirakan Sarakakis mengalami kerugian sebesar £ 10 juta.

6. Konglomerat asal Yunani (anonim) £ 16 juta atau US$ 24 juta

Seorang konglomerat  asal Yunani lainnya dilaporkan telah mengalami kerugian sebesar £ 16 juta saat mengunjungi ke beberapa kasino di London, terutama di Ritz. Sungguh amat sayang, ia tidak menginvestasikan uangnya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat di negaranya.

5. Archie Karas £ 40 juta atau US$ 60 juta

Archie memiliki kisah yang sangat menarik; pada tahun 1992 sampai 1995, dia mendapatkan kemenangan beruntung terpanjang dalam sejarah perjudian, dari bermodalkan US$ 50 hingga menjadi pemain Poker dengan taruhan tertinggi dan berhasil mendapatkan uang senilai US$ 40 juta. Tetapi itu dirasa tidak cukup baginya, dan ia masih menginginkan lebih. Archie perlahan-lahan merasakan kekalahan dan semua uangnya habis di meja Craps dan Baccarat – selama 3 MINGGU!!!

Namun kisahnya tak terhenti sampai disitu, di tahun 2013, Karas ditangkap karena telah menandai kartu di meja Blackjack di salah satu kasino Las Vegas, menggunakan chip berlubang untuk menandai kartu J, Q, K, dan AS.

Saat pihak kepolisian menggerebek rumahnya, mereka menemukan beberapa chip dari sejumlah kasino di Amerika Serikat, yang pastinya mendatangkan segudang pertanyaan tentang keahliannya dalam permainan Poker selama ini.

4. Omar Siddiqui £ 42 juta atau US$ 65 juta

Omar Siddiqui yang berasal dari San Francisco, Amerika Serikat – mendapatkan gaji “hanya” sebesar US$ 225.000 setahun saat dirinya berprofesi sebagai kepala eksekutif di salah satu perusahaan elektronik di negaranya. Saya katakan jika penjudi yang satu ini cukup gila karena mengumpulkan kerugian hingga bernilai jutaan dolar, jika itu tidak cukup bagi anda, bagaimana jika saya katakan bahwa dirinya pernah mengalami kekalahan senilai US$ 8 juta dalam waktu 1 hari?

Pihak kasino mengambil langkah cerdik dengan menahannya agar ia tetap terus bermain judi, bahkan pihak kasino tak segan untuk meminjamkannya uang senilai jutaan dolar dengan kekuatan tanda tangan Omar sendiri. Namun, saat kondisi finansial Siddiqui mulai goyang, ia ternyata telah melakukan kecurangan terhadap perusahaannya sendiri dengan melakukan sejumlah pembayaran kosong dan akun tersembunyi. Selain tidak pernah bisa melunasi sebagian besar hutangnya terhadap pihak kasino, ia juga berhutang sebesar US$ 21,5 juta kepada IRS (Badan Pajak).

3. Terry Watanabe £ 135 juta atau US$ 205 juta

Terry Watanabe adalah seorang warga Amerika Serikat yang rela “mendonasikan” total uangnya senilai US$ 205 juta dalam waktu satu tahun di dunia kasino Harrah’s, yang terletak di Las Vegas Strip. Ia bahkan dikenal sebagai petaruh tertinggi dalam permainan Blackjack yang tak ragu untuk memainkan taruhan senilai US$ 50.000 per tangan. Dilaporkan bahwa Watanabe pernah rutin mengalami kekalahan senilai US$ 5 juta per hari!

Watanabe mengalami total kerugian senilai US$ 50 juta dalam kurun 6 bulan, kemudian melipatgandakannya menjadi US$ 100 juta sebulan. Menurut Harrah’s, total kerugiannya dalam setahun mencapai US$ 205 juta.

2. Maureen O’Connor £ 661 juta atau US$ 1 miliar

Tak banyak penjudi wanita yang diberikan julukan “Paus”, dan Maureen O’Connor adalah satu-satunya wanita yang masuk ke dalam daftar ini; dia dikabarkan mengalami total kerugian mencapai US$ 1 miliar!

Ia adalah istri dari Robert Peterson, pendiri Jack In The Box; O’Connor juga merupakan mantan walikota San Diego yang kemudian melakukan tindakan korupsi terhadap yayasan amal mendiang suaminya, serta menjual sejumlah properti, perhiasan dan barang bernilai tinggi lainnya untuk menutupi kecanduan judinya. Sementara kasusnya di pengadilan tahun 2013, ia dikenai tuduhan penggelapan uang sehingga kerugian O’Connor semakin terbengkalai.

1. Harry Kakavas £ 990 juta atau US$ 1,5 miliar

Seorang warga Australia yang bernama Harry Kakavas telah mengalami kerugian senilai lebih dari US$ 1,5 miliar dalam jangka waktu setahun. Ia dikenal sebagai petaruh Blackjack tingkat tinggi dan pecandu Baccarat. Seluruh uangnya digelontorkan di Crown Casino di Australia’s Gold Coast, yang kemudian kasus ini dibawa ke meja pengadilan oleh Kakavas. Kakavas mengklaim bahwa Crown Casino bertanggung jawab atas kerugian yang dialaminya dan tidak melakukan apapun untuk mencegahnya dari kecanduan berjudi.